Struktur Pimpinan

Gubernur Lemhannas RI

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M. Si.

Lahir dan dibesarkan di Pantai Kilang, Labuan, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. adalah sosok yang tumbuh dalam tradisi santri. Ayahnya, K.H. Tubagus Achmad Rafe'i Ali adalah ulama yang dihormati.

Sejak usia delapan tahun, Ace Hasan melangkah ke dunia pesantren mengikuti jejak ayahnya. Saat menapaki jenjang pendidikan di tingkat SMP, orang tua Ace Hasan memutuskan untuk mengantarkannya ke Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, di bawah bimbingan K.H. Ilyas Ruhiat, seorang ulama yang kelak menjadi tokoh penting di Nahdlatul Ulama.

Saat SMA, Ace Hasan mulai aktif berorganisasi dalam OSIS, sebuah wadah yang membentuk jiwa kepemimpinannya. Ketertarikan Ace Hasan pada pemikiran Nurcholish Madjid (Cak Nur) membawanya melanjutkan studi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada program studi Bahasa dan Sastra Arab. Minatnya kepada ilmu pengetahuan membuatnya terus menuntut ilmu hingga program doktoral dan mengajar di perguruan tinggi hingga sekarang.

Sejak 22 Oktober 2024, Ace Hasan yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, mendapat amanah dari Presiden Prabowo untuk memimpin Lemhannas RI.

MEMPUNYAI TUGAS

  • Memimpin, mengendalikan pelaksanaan tugas dan fungsi Lemhannas RI;
  • Melaksanakan tugas lain sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Presiden RI;
  • Memberikan saran dan masukan diminta/tidak diminta kepada Presiden RI yang berkaitan dengan berbagai permasalahan nasional, regional dan internasional;
  • Memberikan saran dan masukan kepada pimpinan nasional lainnya yang berkaitan dengan tugasnya;
  • Menetapkan kebijakan umum dan kebijakan teknis pelaksanaan tugas Lemhannas RI yang menjadi tanggung jawabnya.

LHKPN Gubernur

Wakil Gubernur Lemhannas RI

Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc.

Di Kota Pahlawan, Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma dilahirkan. Ia lahir saat ayahnya, seorang perwira TNI Angkatan Laut, berdinas di sana. Ibunya putri asli Surabaya.

Kota Surabaya menjadi rumah hingga Erwin berusia 5 tahun. Mereka kemudian berpindah ke Kuala Lumpur karena sang ayah ditugasi sebagai atase laut di sana.

Masa taman kanak-kanak hingga sebagian sekolah dasar dijalani Erwin di Malaysia. Ketika penugasan ayahnya di sana berakhir, keluarganya kembali ke Surabaya dan Erwin menyelesaikan pendidikan dasar di kota kelahirannya.

Erwin menyelesaikan pendidikan menengah di Jakarta mengikuti penugasan ayahnya di ibu kota.

Selepas SMA, Erwin masuk Akabri dan ditempatkan di Angkatan Laut sehingga ia kembali Surabaya.

Pengabdian panjang dan pengalaman kepemimpinannya menjadikan Erwin menerima sederet penghargaan. Anak sulung dari tiga bersaudara ini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut sebelum dilantik menjadi Wakil Gubernur Lemhannas RI pada 28 April 2026.

MEMPUNYAI TUGAS

  • Memberi bantuan kepada Gubernur Lemhannas RI dalam memimpin pelaksanaan tugas dan fungsi Lemhannas RI;
  • Mewakili Gubernur Lemhannas RI apabila berhalangan;

Wakil Gubernur Lemhannas RI berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur Lemhannas RI.

LHKPN Wakil Gubernur

Sekretaris Utama Lemhannas RI

Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si.

Komjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA awalnya tidak bercita-cita menjadi polisi. Ia bermimpi menjadi tentara, atau mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang guru.

Perjalanan hidup yang tidak sesuai rencana membawa pria kelahiran Bantul ini menjadi perwira polisi yang kini telah 3 dekade lebih mengabdi.

Berbagai penugasan telah dilaluinya. Sebelum ditunjuk menjadi Sekretaris Utama Lemhannas RI pada 23 Juni 2026, alumnus PPRA 56 tahun 2017 ini pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat serta bertugas ke berbagai negara dalam misi perdamaian hingga penanganan bencana.

MEMPUNYAI TUGAS

  • Menyelenggarakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Lemhannas RI.

LHKPN Sestama