Training of Trainers Lemhannas RI Berkontribusi Aktif dalam Menjaga Keutuhan Bangsa
Berita & Artikel Senin, 24 November 2025, 12:00
Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI kembali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Untuk Pelatih/ Training of Trainers (ToT) bagi dosen, guru dan widyaiswara angkatan ke-223 di Provinsi Jakarta di Ruang Pancasila, Lemhannas RI, pada Senin (24/11). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si.
Kegiatan ToT bertujuan untuk meningkatkan keterampilan (skill) dan menambah pengetahuan para pengajar di bidang nilai-nilai kebangsaan yang memiliki semangat dan kompetensi yang tinggi. Dari tujuan tersebut diharapkan dapat terwujud satu pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari 4 (empat) konsensus dasar bangsa pada masyarakat, khususnya peserta didik serta mampu mengimplementasikannya.
Di tengah arus globalisasi, disrupsi teknologi, dan perubahan sosial yang cepat, bangsa Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjaga jati diri dan karakter kebangsaan. Melalui pelatihan yang berlangsung, para dosen, guru, dan widyaiswara diharapkan menjadi garda terdepan dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa. “Pembelajaran yang berkarakter kebangsaan haruslah menyentuh dimensi rasa, logika, dan jiwa peserta didik serta dilaksanakan secara efektif, inovatif, dan kontekstual,” ujar Gubernur Lemhannas RI.
Pelatihan tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi nasional untuk mencetak generasi emas Indonesia 2045. Peserta akan dibekali dengan materi yang memperkuat keterampilan pedagogis, wawasan kebangsaan, dan metode pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman. Dari materi tersebut, peserta diharapkan dapat menjadi agen transformasi yang mampu menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan ke dalam pola pikir, sikap, dan tindakan peserta didik.
Seluruh kegiatan klasikal, diskusi dan praktik mengajar dilaksanakan di Kantor Lemhannas RI. Sedangkan untuk mancakrida, dilaksanakan di Lapangan Batalion Komando 461, Halim Perdanakusuma, DKI Jakarta.
Selama kegiatan, peserta akan mendapat materi dasar, yakni wawasan nusantara, ketahanan nasional, kewaspadaan nasional dan kepemimpinan nasional. Selain materi dasar, peserta juga akan diberikan materi utama empat konsensus dasar bangsa (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Sesanti Bhinneka Tunggal Ika). Adapun materi penunjang yang diberikan kepada peserta, yakni literasi digital, perkembangan lingkungan strategis, pengantar nilai-nilai kebangsaan dan sejarah perjalanan bangsa, interpersonal skill, dan lainnya.
Pelatihan ToT angkatan ke-223 yang berlangsung selama delapan hari tersebut, resmi ditutup pada Rabu, 3 Desember 2025 di Ruang Dwi Warna Purwa, Lemhannas RI. Kegiatan ToT berlangsung baik dan sejalan dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan. Peserta dinilai mampu menyerap materi dengan baik dan bisa menjadi agen perubahan dalam menyebarkan nilai-nilai kebangsaan berdasarkan empat konsensus dasar bangsa di tempat kerja masing-masing, lingkungan dan keluarga.
Menutup kegiatan ToT Angkatan ke-223, Gubernur Lemhannas RI mengingatkan tantangan terbesar bangsa Indonesia selain persaingan antar negara adalah disrupsi teknologi yang cepat. Perang fisik sudah tersorot di beberapa negara, namun yang lebih dirasakan saat ini adalah perang siber. “Tantangan besar bagi kita adalah bagaimana memastikan jati diri dan kebangsaan kita pegang teguh di dalam kehidupan sehari-hari kita,” pungkasnya.
Di era digital, ToT berperan sebagai kompas moral penunjuk arah dalam membangun generasi pelajar keindonesiaan, berdaya saing global dan berkontribusi aktif dalam menjaga keutuhan bangsa. Gubernur Lemhannas RI berharap dari proses Latihan yang diikuti seluruh peserta menjadi garda terdepan dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berakar pada nilai-nilai kebangsaan. (SP/CHP)






