Lemhannas RI Kembali Gelar Kegiatan Training of Trainers serta Pembinaan dan Pelaksanaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan secara Virtual Tahun 2023
Berita & Artikel Selasa, 28 Maret 2023, 05:22
Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Laksda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., M.Tr. Opsla. secara resmi membuka kegiatan Pelatihan untuk Pelatih/Training of Trainers (ToT) serta Pembinaan dan Pelaksanaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bertempat di Ruang Dwi Warna Purwa, Gedung Pancagatra, Lemhannas RI, Jakarta, pada Selasa (28/3).
Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ToT sebanyak seratus orang per angkatan yang terdiri dari empat angkatan, sedangkan pada kegiatan pembinaan dan pelaksanaan pemantapan nilai-nilai kebangsaan sebanyak seratus orang per angkatan yang terdiri dari lima angkatan.
Kegiatan yang terdiri dari sembilan angkatan tersebut, dilaksanakan selama delapan hari untuk ToT dan tujuh hari untuk Pembinaan dan Pelaksanaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan. Adapun materi utama yang disampaikan, meliputi Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Sesanti Bhinneka Tunggal Ika.
Selain materi utama, peserta juga akan diberikan materi penunjang, yakni tentang perkembangan lingkungan strategis, literasi digital, pengantar nilai-nilai kebangsaan, sejarah perjalanan bangsa, pembangunan karakter bangsa, interpersonal skill, dan virtual team building.
Dalam sambutannya, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan menyampaikan tingginya antusiasme masyarakat pada program ToT serta Pembinaan dan Pelaksanaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan. Hal tersebut terlihat dengan tingginya jumlah pendaftar saat dipublikasikannya pembukaan program tersebut.
Hal tersebut tentunya sangat membanggakan Lemhannas RI. Tentunya ini merupakan suatu kehormatan bagi Lemhannas RI, karena dapat bersama melakukan penyegaran kembali pemahaman nilai-nilai kebangsaan, kata Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan.
Lebih lanjut, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan juga menyampaikan bahwa nilai-nilai dan wawasan kebangsaan merupakan prasyarat mutlak yang harus dijaga demi tetap tegak dan utuhnya NKRI.
Hal tersebut sejalan dengan kemajemukan dan keragaman suku, budaya, bahasa, etnis, golongan dan agama di Indonesia yang merupakan kekayaan dan dapat menjadi kekuatan positif dalam pembangunan bangsa.
Di sisi lain, kemajemukan dan keragaman tersebut juga dapat mengandung potensi konflik. Oleh karena itu, penting untuk mengelola kemajemukan dan keragaman Indonesia dengan baik agar tidak menjadi titik retak persatuan dan kesatuan bangsa.
Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan menekankan hal tersebut agar dipahami oleh segenap komponen bangsa termasuk peserta ToT serta Pembinaan dan Pelaksanaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan yang berlangsung secara hybrid tersebut.
Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa kegiatan ToT serta Pembinaan dan Pelaksanaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan tersebut dilaksanakan dengan mencermati perkembangan lingkungan strategis baik global, nasional, maupun regional yang dikhawatirkan dapat mengubah pola pikir, pola sikap, dan pola tindak perilaku bangsa Indonesia bahkan sampai menurunnya rasa dan semangat kebangsaan di berbagai elemen bangsa.
Mengakhiri sambutannya, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan berharap peserta dapat menampilkan sikap ceria, semangat kebangsaan, komunikatif serta berkomitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan serta menjadi insan yang berkarakter dan memiliki rasa kebangsaan yang kuat. (SP/CHP)



