Lemhannas RI Perkuat Nilai-Nilai Kebangsaan Seratus Birokrat, Akademisi, Tokoh Masyarakat, Organisasi Profesi, TNI, dan POLRI
Berita & Artikel Kamis, 5 Februari 2026, 14:00Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. secara resmi membuka Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) bagi Birokrat, Akademisi, Tokoh Masyarakat, Organisasi Profesi, TNI, dan POLRI Angkatan ke 224 di Lapangan Tengah Lemhannas RI pada Kamis (5/2). Kegiatan PPNK tersebut akan diselenggarakan di Lemhannas RI selama 8 hari, terhitung sejak tanggal 5 hingga 12 Februari 2026.
Kegiatan PPNK tersebut mengangkat tema “Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Asta Cita Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Selain empat konsensus dasar bangsa, peserta juga akan dibekali materi pengantar nilai-nilai kebangsaan, sejarah perjalanan bangsa, perkembangan lingkungan strategis, pembangunan karakter bangsa melalui revolusi mental, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menuju manusia unggul dalam rangka Indonesia tangguh, dan lainnya.
Membuka sambutannya, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan selamat kepada peserta yang terpilih mengikuti kegiatan serta berpesan untuk tumbuhkan semangat juang. “Saudara-saudara tentu harus memiliki satu komitmen yang kuat untuk mengikuti proses pendidikan ini secara sungguh-sungguh, penuh dengan motivasi dan memanfaatkan sebagai satu kesempatan untuk bisa semakin menumbuhkan semangat juang kita, semangat kebersamaan kita (dan) semangat kekeluargaan kita,” ujar Gubernur Lemhannas RI.
Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI juga menyebutkan bahwa PPNK secara khusus ditujukan untuk memperkuat pemantapan nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus berupa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo nomor satu, yakni memperkokoh nilai-nilai kebangsaan. Dikatakan juga oleh Gubernur Lemhannas RI peserta harus menjaga kekompakan yang berperan sebagai fondasi paling utama bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar.
“Kita jaga bangsa ini, kita pertahankan bangsa kita ini, dan yang lebih penting kita berikan sumbangsih yang terbaik bagi bangsa kita agar kita dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tegas Gubernur Lemhannas RI. Untuk menjadi bangsa yang maju, sebuah bangsa harus memiliki fondasi yang kuat dengan memperkuat ideologi kebangsaannya.
Menutup sambutannya, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan kepada para peserta agar dapat menguatkan karakter bangsa dengan menguatkan jati diri berdasarkan empat konsensus kebangsaan serta menjadikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sebagai jembatan serta kompas kebijakan bagi kemandirian bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. (SF/SP/CHP)








