Gubernur DKI Jakarta: Kontinuitas Kepemimpinan Merupakan Hal Penting

Berita & Artikel Rabu, 1 April 2026, 09:00

Peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 27 Lemhannas RI mengikuti Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) pada 31 Maret 2026 dan 1 April 2026. Dalam pelaksanaan SSDN, para peserta dibagi kedalam beberapa kelompok dan mengunjungi beberapa lokus di antaranya, Kementerian Dalam Negeri RI; Mabes TNI; Mabes Polri; Kementerian Komunikasi dan Digital RI; Kementerian Perdagangan; Kementerian ESDM; Kementerian BUMN; Kementerian Investasi dan Hilirisasi; Kementerian Perindustrian; Kementerian Keuangan; Kementerian Koperasi; Kementerian UMKM; Kementerian Ekonomi Kreatif; Polda Metro Jaya; Kodam Jayakarta; dan Pemprov DKI.

Pada kunjungan ke Pemprov DKI, rombongan dipimpin oleh Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M. Si. dan diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M. “Kita membutuhkan para pemimpin nasional yang dapat dihadapkan pada situasi yang tidak mudah,” kata Gubernur Lemhannas RI. Oleh karena itu, para peserta dibekali dengan berbagai aktivitas intelektual dan akademik yang berbasis semangat kebangsaan, salah satunya adalah SSDN.

P3N Angkatan 27 mengangkat tema “Kebijakan Ekonomi Nasional dalam rangka Meningkatkan Kedaulatan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat” yang dinilai sangat relevan di tengah ketidakpastian geopolitik global saat ini. Berkaitan dengan tema tersebut, DKI Jakarta memiliki peran yang sangat strategis dalam konteks menjaga ketahanan ekonomi secara keseluruhan. “Kita tau bahwa ekonomi nasional merupakan bagian integral dari ekonomi daerah. DKI Jakarta saya kira memiliki posisi yang sangat strategis dalam memastikan soal ketahanan ekonomi nasional,” ucap Gubernur Lemhannas RI. Oleh sebab itu, para peserta P3N Angkatan 27 Lemhannas RI dinilai perlu mengetahui langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Jakarta adalah miniatur dari ekonomi Indonesia,” kata Gubernur DKI Jakarta. Menerima rombongan dari Lemhannas RI, Gubernur DKI Jakarta menjelaskan bahwa ekonomi DKI Jakarta mengalami pertumbuhan sebanyak 5,21% pada tahun 2025, sedangkan ekonomi nasional hanya tumbuh 5,11%. Di sisi lain, inflasi DKI Jakarta sekitar 2,5%, angka ini dibawah inflasi nasional yang mencapai 2,8%. Gubernur DKI Jakarta menilai bahwa pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi tersebut merupakan hasil dari berbagai terobosan momentum agar pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta terjaga dengan baik.

Lebih lanjut, Gubernur DKI Jakarta menekankan pentingnya sikap rendah hati dengan mengesampingkan ego sebagai pemimpin, termasuk bersedia melanjutkan program pemimpin sebelumnya. “Salah satu pembelajaran kita semua sebagai bangsa adalah bahwa kontinuitas kepemimpinan merupakan hal penting,” kata Gubernur DKI Jakarta.

Berkaca pada hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta mengambil langkah tindak lanjut terhadap berbagai program dari Gubernur sebelumnya seperti Monorail, Rumah Sakit Sumber Waras, dan akses Jakarta International Stadium. Hal tersebut dilakukan guna kemajuan DKI Jakarta. “Semoga kita bisa bersama-sama untuk bekerja sama dari waktu ke waktu karena saya tau bahwa para peserta Lemhannas RI adalah para pemimpin bangsa,” pungkas Gubernur DKI Jakarta. (NA/MA)


Tag

Berita Lainnya