Delegasi Harvard Kennedy School Kunjungi Lemhannas RI
Berita & Artikel Selasa, 24 Januari 2017, 03:39
U Pe Mynt dalam sambutannya mengatakan bahwa kunjungan mereka ke Lemhannas RI merupakan salah satu rangkaian dari study tour. Di Lemhannas, tutur U Pe Mynt, para delegasi ingin berdiskusi mengenai transisi, tantangan dan solusi demokrasi. U Pe Mynt juga mengatakan bahwa para delegasi sebelumnya telah mengunjungi Habibie Center dan belajar banyak dengan para dosen dari Harvard Kennedy School dan para tenaga ahli dari Indonesia.
Agud Widjojo memberikan sambutan hangat kepada para delegasi Harvard Kennedy School. Agus Widjojo juga memperkenalkan para pejabat yang utur mendampingi di diskusi tersebut yaitu Deputi Bidang Pengkajian Strategik Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr., Mantan Duta Besar Indonesia untuk Myanmar Sebastianus Sumarsono, S.Ip., Pak Hanif, Kepala Biro Humas Laksma E. Estu Prabowo, M.Sc., Kepala Bagian Kerja Sama Internasional Kolonel Rujito.
Sebelum memulai presentasi singkat mengenai Hubungan Sipil dan Militer dari perjalanan Bangsa Indonesia, Agus Widjojo menjelaskan mengenai latar belakang sejarah antara Myanmar dan Indonesia. Indonesia dan Myanmar, lanjut Agus Widjojo, sama-sama berjuang untuk meraih kemerdekaan. Agus Widjojo juga menjelaskan keterlibatan militer di Indonesia terlibat dalam sistem politik demokratis setelah Kemerdekaan. Disamping itu, Agus Wodjojo juga mengungkapkan bahwa formasid elegasi Myanmar yang hadir pada diskusi tersebut menggambarkan kerja sama antara sipil dan militer.
Presentasi dari Gubernur Lemhannas RI tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan seluruh peserta diskusi dan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata dari kedua belah pihak.





