Buka P4N 70, Gubernur Lemhannas: Pendidikan Ini Bentuk Kepemimpinan Antisipatif dan Adaptif

30 Juni 2026

Press Release

Nomor  : PR/33/VI/2026

Tanggal: 30 Juni 2026

Jakarta – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., bahwa pendidikan di Lemhannas menjadi ruang strategis untuk membentuk pemimpin nasional yang berpikir antisipatif, adaptif terhadap perubahan, sekaligus peka membaca arah pergeseran geopolitik global.

“Pendidikan Lemhannas RI ini menjadi wahana strategis untuk membentuk pemimpin nasional yang memiliki kemampuan berpikir antisipatif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu membaca arah pergeseran geopolitik dan geoekonomi global secara komprehensif,” ujar Ace saat membuka Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXX di Gedung Pancagatra Lemhannas RI, pada Selasa (30/6).

Ace menambahkan, sepanjang menjalani pendidikan, para peserta akan dibekali dengan kemampuan analisis strategis guna merumuskan kebijakan yang tidak sekadar reaktif terhadap isu aktual, tetapi juga proaktif dalam mengantisipasi risiko dan menangkap peluang.

Sejalan dengan itu, para peserta diarahkan untuk turut mendukung implementasi Asta Cita sebagai kerangka besar transformasi Indonesia menuju kemandirian, kedaulatan, dan kemajuan yang berkelanjutan. Pendidikan ini tidak hanya menitikberatkan pada penguatan sektor-sektor strategis seperti pangan, energi, dan industri, melainkan juga transformasi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik di tingkat regional maupun global.

Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan mampu menghasilkan kebijakan strategis yang tidak hanya menjawab tantangan masa kini, tetapi juga turut membentuk arah masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Melalui proses pendidikan ini, para peserta diharapkan tidak hanya menjadi manajer birokrasi, tetapi juga menjadi arsitek kebijakan strategis yang mampu mengintegrasikan perspektif nasional, regional, dan global secara utuh,” jelas Ace.

Oleh karena itu, selama lima setengah bulan ke depan, para peserta akan menerima materi terkait wawasan kebangsaan, kepemimpinan nasional, ketahanan nasional, geopolitik, dan geostrategis melalui pendekatan astagatra. Pembekalan tersebut juga dilengkapi dengan rangkaian program pembelajaran, diskusi, dan kajian strategis yang mencakup berbagai isu strategis, antara lain penguatan integritas dan antikorupsi, komunikasi publik, transformasi ekonomi, sosial, dan tata kelola, hilirasi industri, digitalisasi pemerintahan, hingga konsolidasi demokrasi, guna memahami sekaligus mengimplementasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menutup sambutannya, Ace menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta dan berharap para peserta dapat kembali ke instansi masing-masing sebagai kader pimpinan tingkat nasional yang berkualitas.

“Saya juga berharap, setelah menyelesaikan pendidikan ini, para peserta akan kembali ke instansi/lembaga masing-masing sebagai kader pimpinan tingkat nasional yang memiliki kualifikasi kepemimpinan strategis nasional, yang mampu memberikan nilai tambah, menggerakkan organisasi, dan memperkuat tata kelola pemerintahan sesuai peran dan fungsinya sebagai pejabat strategis di lingkungan institusinya masing-masing,” kata Ace

Kegiatan yang mengangkat tema “Pemantapan Kapasitas Pimpinan Tingkat Nasional Guna Mendukung Asta Cita dalam rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045” ini diikuti oleh 110 peserta, terdiri dari TNI AD 25 orang, AL 17 orang, AU 12 orang, Polri 31 orang, kementerian 10 orang, lembaga negara 4 orang, lembaga pemerintahan nonkementerian 8 orang, pemerintahan daerah 1 orang, lembaga pendidikan 1 orang, dan organisasi masyarakat 1 orang. 

Hadir mendampingi Gubernur Lemhannas, Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Dr. (H.C) Erwin S. Aldedharma; Deputi Pendidikan Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P.; Deputi PPNK Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet, S.E.; Plt. Deputi Pengkajian Strategik Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M.; para pejabat struktural; serta perwakilan tenaga ahli pengajar; tenaga ahli pengkaji; dan tenaga profesional Lemhannas RI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Sekretaris Utama BPS RI Dr. Ir. Zulkipli, M.Si.; Plt. Sekretaris Utama BKN RI Dr. Rahman Hadi, M.Si.; Inspektur Utama BIN Letjen TNI Steverly C. Parengkuan; Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono; Plt. Kepala BPSDM Kemen Imipas Dr. Muhammad Tito Andrianto; Aspers Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul; Waaspers KASAD Bidang Renbinpers Brigjen TNI Budi Handoko; Staf Ahli KASAL Bidang Dokstraopslat Laksda TNI Monang Hatorangan Sitompul; Staf Ahli KASAU Marsda TNI Bayu Giharta Hanantya Kusuma, M.Han.; Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Mayjen TNI Bondan Widiawan, S.Kom., M.Si.; Kepala Pusat PPSDM Ketenagakerjaan Dr. Narsih, S.Pd., M.M.; Sekretaris  Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum Hantor Situmorang; Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan Dr. Vetty Yulianty Permanasari, S.Si., M.P.H.; Kepala Biro Sumber Daya Manusia BPK RI Gunarwanto; Bupati Padang Pariaman Sumatra Barat John Kenedy Azis; dan Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A.

Kepala Biro Humas Settama Lemhannas RI

Brigadir Jenderal TNI Muhammad Arif Nur

Biro Humas Lemhannas RI

Jalan Medan Merdeka Selatan 10, Jakarta 10110 Telp. 021-3832108/09 http://www.lemhannas.go.id Instagram : @lemhannas_ri

Facebook : lembagaketahanannasionalri

Twitter : @LemhannasRI

Youtube: Lemhannas RI