Lemhannas RI Bekali Peserta KPPD Angkatan III, Wamendagri Tekankan Kepemimpinan Kolaboratif untuk Percepat Pembangunan Daerah
15 Juli 2026Press Release
Nomor : PR/ 49 /VII/2026
Tanggal: 15 Juli 2026
Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) terus memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala daerah melalui Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III. Dalam rangkaian kegiatan, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menyampaikan materi "Kemitraan Strategis sebagai Pengungkit Keberhasilan Pembangunan Nasional" kepada 25 kepala daerah peserta KPPD Angkatan III.
Dalam pemaparannya, Wamendagri menegaskan bahwa dinamika geopolitik global, ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi menuntut kepala daerah memiliki kemampuan kepemimpinan yang adaptif. Menurutnya, berbagai perkembangan global tersebut berdampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Akhmad Wiyagus menekankan bahwa kepala daerah harus mampu menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program pembangunan yang sesuai dengan karakteristik daerah. Penyusunan RPJMD, RKPD, hingga APBD harus selaras dengan RPJMN dan Asta Cita sebagai arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
"Kepala daerah bukan sekadar administrator pemerintahan, tetapi harus menjadi orkestrator yang mampu menyatukan berbagai instrumen pembangunan menuju tujuan bersama," ujarnya.
Akhmad Wiyagus menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak lagi bergantung pada besarnya anggaran maupun banyaknya program yang dilaksanakan. Menurutnya, kualitas kepemimpinan menjadi faktor penentu dalam mengelola sumber daya, membangun sinergi, dan menggerakkan seluruh pemangku kepentingan untuk menghasilkan perubahan yang dirasakan masyarakat.
"Keberhasilan pembangunan daerah tidak lagi ditentukan oleh besarnya anggaran yang dimiliki atau banyaknya program yang dilaksanakan. Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan daerah dalam mengelola sumber daya yang ada, membangun sinergi, dan menggerakkan seluruh pemangku kepentingan menuju tujuan bersama," tegasnya.
Wamendagri juga mendorong pemerintah daerah memperkuat kemitraan dengan pemerintah pusat, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, Akhmad Wiyagus mengajak kepala daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta mengembangkan inovasi untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
KPPD Angkatan III diselenggarakan Lemhannas RI pada 15 hingga 28 Juli 2026 dengan mengusung tema "Kepemimpinan Daerah yang Tangguh di Era Geopolitik Global dan Disrupsi Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045". Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), serta Lee Kuan Yew School of Public Policy. Melalui program ini, Lemhannas RI berkomitmen memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala daerah agar mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan ketahanan nasional.
Kepala Biro Humas Settama Lemhannas RI
Brigadir Jenderal TNI Muhammad Arif Nur.
Biro Humas Lemhannas RI
Jalan Medan Merdeka Selatan 10, Jakarta 10110
Telp. 021-3832108/09
Instagram : @lemhannas_ri
Facebook : lembagaketahanannasionalri
X : @LemhannasRI
Youtube : Lemhannas RI

