Kepala Staf TNI Angkatan Darat Sampaikan Ceramah Materi Pertahanan dan Keamanan di Lemhannas RI

News & Article Wednesday, 08 April 2026, 12:00

Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan ceramah kepada Peserta P4N Angkatan 69 Lemhannas RI dan personel Lemhannas RI. Ceramah dengan tema “Kebijakan Pembinaan Kekuatan TNI Angkatan Darat dalam rangka pertahanan negara di Era Modern” disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat di Auditorium Gadjah Mada, Lemhannas RI, pada Rabu (8/4).

Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M. Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memahami kebijakan pembinaan kekuatan TNI Angkatan Darat secara langsung. Gubernur Lemhannas RI menekankan bahwa kondisi geopolitik global yang tidak menentu menuntut untuk kesiapan pertahanan yang kuat. “Ini momentum yang sangat penting di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu dan mengharuskan kita memiliki kekuatan pertahanan yang tangguh,” jelasnya.

Dalam ceramahnya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di masa depan sebagai kekuatan ekonomi global. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan kemampuan dalam mengelola sumber daya serta memperbaiki sistem yang ada, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan perencanaan. Lebih lanjut, Kepala Staf TNI Angkatan Darat juga menekankan pentingnya perbaikan dalam sistem kerja, komunikasi, dan perencanaan agar lebih optimal, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi peluang peningkatan anggaran pertahanan di masa depan, termasuk perlunya generasi yang mampu berpikir kreatif dan menyusun perencanaan yang matang.

Disampaikan pula langkah-langkah dalam memperkuat pertahanan negara, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Langkah memperkuat pertahanan negara di luar negeri di antaranya dilakukan melalui diplomasi pertahanan dan partisipasi dalam operasi perdamaian dunia sebagai amanat konstitusi. Sementara itu, untuk di dalam negeri, dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan pertahanan secara optimal, baik melalui pengadaan maupun produksi dalam negeri, dan dilakukan penelitian dan pengembangan swadaya secara mandiri untuk mendukung efisiensi dan kemandirian.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat juga menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya nasional secara tepat untuk mencapai target Indonesia Emas 2045. “Jadi saya sangat setuju dengan Presiden memutuskan ini untuk menindak tegas, kalau kita missed dalam mencapai 2045, saya pikir kita akan jadi middle income trapkarena tidak ada lagi yang bisa kita kerjakan untuk menambah penghasilan kita,” ujar Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Menutup paparannya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat menekankan pentingnya kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk menghadapi dinamika global di era modern. (IS/CHP)


Tag