Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan ke-4 Tahun 2026 Resmi Dibuka

Berita & Artikel Kamis, 3 September 2026, 12:00

Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc. menghadiri kegiatan pembukaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Bupati dan Wali Kota Angkatan ke-4 tahun 2026 di Ruang Sasana Bhakti Praja (SBP), Kementerian Dalam Negeri RI, pada Kamis (3/9). Acara tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus.

Upacara diawali dengan laporan kegiatan oleh Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri Dr. Drs. Andi Ony Prihartono, M.Si.. Ia menyampaikan bahwa kegiatan KPPD bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pimpinan daerah yang visioner, adaptif, inovatif dan berkarakter kebangsaan yang kokoh untuk menghadapi dinamika global. Peserta akan dibekali berbagai materi, dari Kemendagri peserta akan mendapat materi tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, pengelolaan keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. 

Dari Lemhannas RI, peserta akan dibekali materi empat dasar konsensus bangsa (Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika), kolaboratif leadership, komunikasi strategis (public communication), membangun kepercayaan, memperkuat kepemimpinan di era digital, ketahanan nasional, dan pembekalan dari Ketua KPK.

Purnomo Yusgiantoro Center juga akan membekali peserta  dengan kebijakan hilirisasi, penguatan industri daerah berbasis hilirisasi untuk Indonesia Emas 2045. Ketahanan energi adalah pilar ketahanan nasional dan daerah. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan materi dari Lee Kuan Yew School of Public Policy yang diselenggarakan secara daring. Materi dari LKYSPP di antaranya tentang Leadership on Digital Transformation in Singapore, Clean, Green, and Blue Singapore, Environmental Sustainable Journey, Education Singapore Experience, Public Private Partnership Insight on Governance and Sustainability, dan lainnya. 

 

Dilaporkan juga oleh Andi Ony bahwa peserta KPPD Angkatan Keempat berjumlah 23 orang, dengan perincian 18 Bupati dari Raja Ampat, Sorong, Asmat, Waropen, Tolikara, Fakfak, Bangkalan, Magetan, Bulungan, Sumba Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Seram Bagian Barat, Simalungun, Siak, Kolaka, Konawe Selatan, dan Wakatobi, serta 5 Wali Kota dari Kupang, Banjarbaru, Banjarmasin, Tual, dan Pematangsiantar.

KPPD angkatan keempat akan dilaksanakan mulai tanggal 2 sampai dengan 12 September 2026. Sebagai output dari kegiatan tersebut, setiap peserta diwajibkan untuk menyusun rencana aksi terkait dengan permasalahan yang terjadi di daerahnya masing-masing.

Lebih lanjut, Akhmad Wiyagus dalam sambutannya mengatakan kegiatan KPPD merupakan langkah strategis dan sangat strategis untuk memperkuat kapasitas pimpinan daerah menjadi inovator, memperluas wawasan kebangsaan, serta meningkatkan kemampuan kepala daerah dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang responsif, kemudian inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Jadi sangat tepat para Bupati sekalian nanti khususnya dilaksanakan di Lemhannas ya. Di sana akan dibuka mindset kita, jadi juga kita akan merasakan betul bahwa permasalahan itu tidak hanya bisa dipandang dari satu sisi. Jadi secara komprehensif, holistik, integral, yaitu basis wawasan kebangsaan kemudian juga ketahanan nasional,” ujarnya. 

Melalui kegiatan KPPD, para Bupati dan Wali Kota sekalian diharapkan dapat keluar sejenak dari rutinitas pemerintahan yang selama ini dijalankan, sehingga memiliki kesempatan untuk melihat dan memahami kembali berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan lebih komprehensif.

“Mari kita jadikan KPPD angkatan ke-4 ini sebagai momentum untuk memperkuat kepemimpinan, memperluas wawasan, kemudian juga membangun jejaring, dan menentukan komitmen menghadirkan perubahan bagi masyarakat,” pungkas Akhmad Wiyagus menutup sambutannya. (SP/CHP)


Tag