Gubernur Lemhannas RI: Ketahanan Nasional Tidak Terlepas dari Ketahanan Daerah
Berita & Artikel Sabtu, 5 September 2026, 12:00“Dinamika geopolitik global yang kita alami hari ini, pasti akan memengaruhi kepada ketahanan nasional,” kata Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. Hal tersebut disampaikan saat memberikan pembekalan dalam Kursus Kepemimpinan dan Manajemen Pertahanan (KPPD) Angkatan IV pada Sabtu (5/9). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan materi tentang Dinamika Geopolitik Global dan Ketahanan Nasional. Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI menegaskan bahwa dinamika geopolitik global akan selalu memengaruhi terhadap kondisi domestik. Oleh karena itu, penting bagi para pemimpin untuk memahami geopolitik agar dapat mengambil kebijakan yang tepat.
Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI menyatakan bahwa geopolitik saat ini dipenuhi dengan persaingan antarnegara dan mengalami berubah dengan cepat serta tidak bisa diprediksi. “Realitas hari ini kita berhadapan dengan landscape geopolitik global yang penuh dengan ketidakpastian dan menuntut kita berdiri di atas kaki kita sendiri,” ucap Gubernur Lemhannas RI. Menyoroti hal di atas, ketahanan nasional menjadi sangat penting harus tetap terjaga serta dipertahankan. Menurut Gubernur Lemhannas RI, kondisi saat ini dijembatani ketahanan nasional yang didukung ketahanan daerah akan menciptakan Indonesia Emas 2045. “Ini juga harus didukung ketahanan daerah, kita tidak bisa mencapai ketahanan nasional tanpa ketahanan daerah,” ujar Gubernur Lemhannas RI.
Di tengah persaingan global yang dihadapi, Gubernur Lemhannas RI menegaskan bahwa Indonesia tetap harus meningkatkan SDM unggul. Berkaitan dengan hal tersebut, para peserta KPPD Angkatan IV sebagai kepala daerah mengemban tanggung jawab untuk memastikan generasi muda senantiasa menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai kompas moral. “Sebagai kepala daerah, Bapak Ibu adalah bagian dari kepemimpinan nasional yang sifatnya kolektif dan kita harus sama-sama menyatukan visi kita,” kata Gubernur Lemhannas RI. Oleh karena itu, para kepala daerah diharapkan memiliki karakter kebangsaan, memiliki visi ke depan, dan menjadi pemimpin yang adaptif serta transformatif.
Gubernur Lemhannas RI percaya bahwa para kepala daerah terpilih dapat memimpin daerah masing-masing. “Ketahanan daerah adalah bagian integral dari ketahanan nasional. Sebuah daerah yang tangguh bukanlah daerah yang tidak pernah mengalami masalah. Justru saat kita bisa menyelesaikan masalah itu dengan baik, maka di situlah keberhasilan pimpinan daerah,” kata Gubernur Lemhannas RI.
Diharapkan setelah mengikuti KPPD para peserta dapat melahirkan inovasi-inovasi baru yang memperkaya wawasan dan keterampilan para kepala daerah. Kepala daerah diharapkan menjadi bagian dari kekuatan nasional yang bisa memperkuat ketahanan nasional. “Tugas kita menjaga kedaulatan bangsa kita, menjaga keutuhan bangsa kita, dan saat ini kita tidak hanya bersaing dalam pengertian perang fisik tapi saat ini kita sedang mengalami disrupsi teknologi yang salah satunya dipengaruhi oleh opini global dan kekuatan asing,” pungkas Gubernur Lemhannas RI. (NA/CHP)



