Gubernur Lemhannas RI Bertolak ke Sumatera Barat, Perkuat Nilai-Nilai Kebangsaan Generasi Muda
Berita & Artikel Kamis, 3 September 2026, 12:00“Kita perlu terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan bagi anak-anak muda karena pada generasi muda inilah nasib bangsa kita akan ditentukan,” kata Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Lemhannas Goes to Campus Universitas Andalas pada Kamis (3/9). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan materi dengan tema “Generasi Muda sebagai Perekat Persatuan: Menjawab Tantangan Bangsa”.
Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan adalah bagian dari panggilan moral yang harus tumbuh dalam setiap generasi muda. Nilai-nilai kebangsaan harus tertanam karena merupakan modalitas untuk memastikan agar tantangan kebangsaan bisa dilalui dengan baik. Menanamkan nilai-nilai kebangsaan harus terus menjadi komitmen agar generasi muda akan terus bekerja sebaik-baiknya bagi bangsa kita.
Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan bahwa perguruan tinggi bukan saja tempat untuk melahirkan dan mencetak para pemikir tetapi juga harus menjadi penggerak literasi geopolitik generasi muda. “Mahasiswa sebagai generasi muda tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual dan spiritual, tetapi juga harus memiliki wawasan global tanpa menghilangkan identitas nasional,” ucap Gubernur Lemhannas RI.
Menurut Gubernur Lemhannas RI, sangat penting bagi mahasiswa untuk memahami geopolitik sehingga dapat menempatkan bangsa dalam posisi strategis sebagai wujud nyata nasionalisme. “Nasionalisme harus terus diperkuat, dunia saat ini borderless, tanpa batas, yang bisa membuat kita menjadi bangsa Indonesia adalah karena keyakinan bahwa kita berada pada identitas nasional bangsa kita,” kata Gubernur Lemhannas RI. Oleh karena itu, sangat penting bagi generasi muda untuk terus memperkuat identitas nasional agar tidak kehilangan jati diri bangsa. “Bangsa yang kehilangan jati dirinya akan mudah kehilangan arah,” pungkas Gubernur Lemhannas RI.
Menyoroti kondisi saat ini, agar generasi muda dapat menjawab tantangan bangsa, Gubernur Lemhannas RI mengajak para generasi muda untuk berpikir kritis, berkarakter kuat, berintegritas tinggi, memiliki kesadaran geopolitik, dan memiliki wawasan kebangsaan. Berpikir kritis yang dimaksud bukan berarti protes, tetapi selalu melakukan dialektika dalam pikiran dan mempertanyakan hal-hal yang bersifat prinsip. Kemudian para generasi muda harus berkarakter kuat dan berintegritas tinggi karena ilmu bisa didapatkan dari banyak sumber, tetapi karakter tidak mudah untuk dibentuk. Selanjutnya generasi muda diharapkan memiliki kesadaran geopolitik dan wawasan kebangsaan karena saat ini negara dihadapkan pada persaingan global di mana satu negara dengan negara lainnya mementingkan kepentingan negara masing-masing. “Generasi muda harus memiliki karakter dan tidak mudah terguncang oleh perubahan zaman,” kata Gubernur Lemhannas RI menutup materinya. (NA/CHP)


