Kepala BNPT RI: Sinergi dan Kolaborasi adalah Kunci Utama Ketahanan Energi

Berita & Artikel Senin, 3 Agustus 2026, 15:00

“Ketahanan energi sangat penting, bahwa dalam konteks penguatan kewaspadaan nasional ini merupakan prasyarat utama,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol. (Purn) Eddy Hartono, S.I.K., M.H. Hal tersebut disampaikan saat Kepala BNPT RI memberikan ceramah kepada Peserta P4N Angkatan 70 Lemhannas RI pada Senin (3/8). 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPT RI menyampaikan materi tentang “Penguatan Kewaspadaan Nasional dalam Menghadapi Ancaman Terorisme terhadap Infrastruktur Energi Strategis untuk Memperkuat Ketahanan Energi dalam rangka Ketahanan Nasional”. Lebih lanjut, Kepala BNPT RI menjelaskan bahwa infrastruktur energi strategis merupakan tulang punggung kehidupan bangsa. Energi merupakan penggerak utama dalam berbagai aktivitas, mulai dari aktivitas pemerintahan, pertahanan, ekonomi, industri, transportasi, telekomunikasi sampai pelayanan publik. Dapat dikatakan bahwa energi merupakan objek vital nasional. Maka, gangguan terhadap infrastruktur energi dapat mengganggu stabilitas nasional. Oleh karena itu, infrastruktur energi perlu mendapatkan perlindungan dan pengamanan.

Ancaman terorisme terhadap sektor energi dapat menimbulkan kerugian yang luas, mengganggu stabilitas nasional, dan melemahkan ketahanan energi. Ancaman terorisme terhadap infrastruktur energi dapat berupa serangan fisik, serangan siber, hybrid threat, dan insider threat. Dampak utama yang dapat timbul berupa gangguan pasokan energi, kerugian ekonomi, gangguan stabilitas nasional, dan menurunnya kepercayaan publik.

Dalam konteks perlindungan dan pengamanan energi, kolaborasi menjadi kekuatan utama. Menurut Kepala BNPT RI, kewaspadaan nasional harus diperkuat melalui kolaborasi seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat. Dibutuhkan Whole of Goverenment and Society Approach untuk menjaga ketahanan energi dan stabilitas nasional. “Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utama ketahanan energi,” ujar Kepala BNPT RI.

Guna menghadapi ancaman terhadap sektor energi, BNPT telah menyusun strategi penguatan kewaspadaan nasional yang terdiri dari penguatan intelijen, pengamanan infrastruktur vital, penguatan sumber daya manusia, penguatan teknologi, dan sinergi antar lembaga. Strategi tersebut diharapkan akan dapat mendeteksi ancaman dengan lebih cepat dan akurat, menjaga infrastruktur energi tetap andal, meningkatkan resiliensi nasional sehingga mendukung ketahanan energi untuk masa depan Indonesia. “Melindungi infrastruktur energi adalah menjaga nyawa bangsa, memperkuat ekonomi, dan menjamin masa depan Indonesia,” ucap Kepala BNPT RI. (NA/CHP)


Tag