Gubernur Lemhannas RI Tanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan pada Peserta PPNK PT Pertamina Training & Consulting
Berita & Artikel Senin, 3 Agustus 2026, 15:00
Setelah resmi membuka kegiatan PPNK kolaboratif Angkatan ke-120 bagi PT Pertamina Training & Consulting, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. memberikan pembekalan kepada seluruh peserta di Ruang Pancasila, pada Senin (3/8). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI menegaskan tujuan diselenggarakannya pemantapan nilai-nilai kebangsaan, yakni meningkatkan wawasan kebangsaan, membentuk karakter negarawan, menjadi agen perubahan, dan memperkuat persatuan bangsa.
Mengawali paparannya, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan bahwa Lemhannas RI didirikan sebagai manifestasi dari visi Soekarno untuk membentuk pemimpin-pemimpin bangsa yang memahami pentingnya geopolitik dalam menjaga kedaulatan nasional dan menghadapi tantangan global. “Setiap tantangan yang dihadapi suatu bangsa tidak bisa dilepaskan dari geopolitik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI menyoroti kondisi geopolitik global, seperti penguatan aliansi Rusia-Tiongkok dan Tiongkok-Korea Utara, pelanggaran perjanjian damai AS-Iran, eskalasi baru konflik Houthi-Arab Saudi, dan potensi ketegangan laut di Cina Selatan. Kondisi geopolitik global tersebut memengaruhi dimensi strategis berbangsa dan bernegara di berbagai belahan dunia, khususnya dimensi ekonomi, seperti terganggunya supply chain, meningkatnya harga komoditas tertentu (migas, bahan kimia, gandung, dan lainnya), dan mendorong aliran investasi asing keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.
Saat ini, tantangan tidak hanya didominasi soal perang tetapi juga teknologi. Selain memiliki keunggulan, disrupsi teknologi juga dapat menimbulkan ancaman, seperti cyberbullying, konsumsi digital yang tidak terfilter, informasi tanpa batas, dan ketergantungan pada gadget. Sejalan dengan hal tersebut, penting bagi setiap individu untuk meningkatkan literasi digital dan kewaspadaan nasional.
Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI berpesan pada segenap peserta PPNK dari PT Pertamina Training & Consulting untuk mengutamakan nilai-nilai kebangsaan dan aspek nasionalisme dalam diri anak muda dalam proses rekrutmen PT Pertamina. “Daya tahan mereka untuk bisa menghadapi tantangan itu penting, dan itu menyangkut dengan karakter kebangsaan,” kata Gubernur Lemhannas RI.
Selain itu, Indonesia juga harus memiliki ketahanan nasional guna mewujudkan ketahanan nasional. Nilai-nilai kebangsaan yang kuat dan mampu membentuk karakter, watak, kepribadian, dan jiwa nasionalisme bangsa diharapkan mampu mewujudkan Indonesia emas 2045.
Menutup materinya, Gubernur Lemhannas RI mengajak seluruh peserta PPNK untuk selalu membina dan membekali diri. Karena dari pelatihan pemantapan nilai-nilai kebangsaan akan melahirkan para penggerak kebangsaan yang tangguh. “Mari berproses, berbagi ilmu, dan menciptakan generasi pembelajar yang cinta tanah air,” pungkas Gubernur Lemhannas RI. (SP/CHP)




