Pelatihan untuk Pelatih Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan ke-40 Resmi Dibuka

Berita & Artikel Rabu, 26 Agustus 2026, 15:00

Sebanyak 100 peserta mengikuti Pelatihan untuk Pelatih Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan ke-40 bagi dosen, guru, dan widyaiswara di Provinsi DKI Jakarta. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. pada Rabu (26/8). Pelatihan tersebut akan dilaksanakan selama delapan hari sampai 2 September 2026.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk para pendidikan yang terampil, tapi membentuk karakter sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya generasi Indonesia yang berwawasan kebangsaan. Gubernur Lemhannas RI juga menegaskan bahwa empat konsensus dasar bangsa bukan hanya sekedar materi yang dihafalkan, tetapi merupakan fondasi kehidupan yang perlu dipraktekkan dalam kehidupan dimasyarakat.

“Empat konsensus dasar bangsa bukanlah sekadar materi yang harus dihafalkan. Keempatnya merupakan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dipahami, dihayati, diamalkan, dan diwujudkan dalam sikap serta perilaku kita sehari-hari,” ucap Gubernur Lemhannas RI.

Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI menegaskan juga pentingnya peran strategis para pendidik di tengah dinamika lingkungan global. Peran dosen, guru dan widyaiswara dinilai memegang peranan penting dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. “Bapak dan Ibu dituntut untuk membentuk kompetensi sekaligus etos kebangsaan aparatur dan sumber daya manusia yang menjalankan roda di dalam pembangunan Indonesia,” kata Gubernur Lemhannas RI.

Dilaksanakan pada bulan Agustus, Gubernur Lemhannas RI menilai kegiatan ini terasa semakin istimewa. Momentum HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan adalah tugas seluruh bangsa Indonesia, termasuk para peserta kegiatan. Oleh karena itu, meningkatkan kapasitas para dosen, guru, dan widyaiswara dalam menginternalisasikan nilai-nilai kebangsaan pada hakikatnya adalah cara untuk mengisi kemerdekaan dan menjadi investasi untuk masa depan bangsa kita.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Lemhannas RI berpesan agar seluruh peserta bisa mengikuti setiap tahap pelatihan bersungguh-sungguh guna memperkaya wawasan, membangun jaringan, serta dapat menemukan metode pengajaran inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman. (NA/CHP)


Tag