Perkuat Kepemimpinan Daerah, Lemhannas RI Kembali Selenggarakan KPPD Angkatan III 2026
14 July 2026Press Release
Nomor : PR/46/VII/2026
Tanggal: 14 Juli 2026
JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI kembali membuka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III yang berlangsung pada 15 hingga 28 Juli 2026 dengan mengusung tema "Kepemimpinan Daerah yang Tangguh di Era Geopolitik Global dan Disrupsi Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045”.
Saat ditemui di Gedung Trigatra Lemhannas RI, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. menjelaskan bahwa KPPD diselenggarakan sebagai instrumen strategis untuk menumbuhkan karakter negarawan, memperdalam wawasan kebangsaan, serta meningkatkan pemahaman terhadap lingkungan strategis, guna memastikan implementasi Asta Cita berjalan konsisten dan terintegrasi.
Kegiatan hasil kolaborasi antara Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Kementerian Dalam Negeri ini dibagi dalam tiga tahap, yaitu pembekalan selama empat hari di Lemhannas RI, pembelajaran eksekutif selama enam hari di Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP), serta finalisasi dan presentasi rencana aksi selama dua hari di BPSDM Kemendagri.
“Ini bukan sekadar teori, tapi juga pengalaman langsung melihat praktik pelayanan publik terbaik,” ujar Ace.
Penyelenggaraan KPPD Angkatan III diiawali dengan penyambutan resmi peserta oleh Lemhannas RI pada hari Selasa (14/7). Rangkaian kegiatan dimulai dengan check in penginapan ( mess ), pemeriksaan kesehatan, serta penjelasan program dan tata tertib peserta di Ruang Dwi Warna Lemhannas RI, kemudian dilanjutkan dengan penyambutan oleh Gubernur Lemhannas RI beserta jajaran di Ruang Konstitusi Lemhannas RI.
Angkatan ketiga ini diikuti oleh 23 Bupati dan 2 Wali Kota dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Bupati Sinjai, Bupati Banjarnegara, Bupati Kotawaringin Barat, Bupati Biak Numfor, Bupati Manokwari, Bupati Intan Jaya, Bupati Mimika, Bupati Maluku Tengah, Bupati Kepulauan Tanimbar, Bupati Halmahera Tengah, Bupati Morotai, Bupati Lembata, Bupati Flores Timur, Bupati Sumbawa Barat, Bupati Hulu Sungai Tengah, Bupatii Sukamara, Bupati Aceh Besar, Bupati Seluma, Bupati Polewali Mandar, Bupati Muaro Jambi, Bupati Kerinci, Bupati Lebak, Bupati Tulang Bawang Barat, Wali Kota Lhokseumawe, dan Wali Kota Pangkalpinang.
Ace menilai, kehadiran KPPD ini tidak lepas dari dinamika global yang ditandai oleh perubahan cepat dan kompleksitas tinggi, di mana rivalitas geopolitik di kawasan Indo-Pasifik semakin memberikan dampak signifikan terhadap arah kebijakan ekonomi, stabilitas keamanan, serta keseimbangan sosial, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Kondisi tersebut menuntut Kepala Daerah untuk mampu membaca dinamika global ini dan menyelaraskannya dengan program unggulan di diaerah, sesuai dengan Rancangan Pembangunan Daerah masing-masing. Oleh karena itu, KPPD hadir sebagai sarana pembelajaran strategis untuk memperkuat kemampuan analisis geopolitik, ketahanan nasional, dan kepemimpinan visioner.
Lebih lanjut, KPPD juga menjadi sarana penyiapan kader dan pemantapan pimpinan agar memiliki pola pikir yang komprehensif, integral, holistik, integratif, dan profesional. Para peserta diharapkan tumbuh menjadi pemimpin daerah yang bermoral, beretika, berkarakter negarawan, berwawasan nusantara, serta memiliki cakrawala pandang yang luas.
Di penghujung kursus, lanjut Ace, setiap Kepala Daerah didorong untuk melahirkan inovasi strategis yang mampu mengoptimalkan peran pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Output utama dari KPPD ini bukan sekadar pemahaman akademik, melainkan evolusi dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak. Para pemimpin daerah diharapkan mampu membawa pulang semangat baru yang berlandaskan pada kolaborasi lintas sektor serta keberpihakan penuh pada kepentingan nasional. KPPD Tahun 2026 menjadi investasi strategis untuk memastikan fondasi kepemimpinan daerah tetap kokoh, inovatif, dan mampu mengawal kedaulatan Indonesia di tengah persaingan global yang kompetitif.
Selama mengikuti program ini, peserta akan mendapatkan pembekalan dari Tenaga Ahli dan Tenaga Profesional Lemhannas RI, Gubernur Lemhannas RI, Menteri Dalam Negeri, Ketua PYC, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan materi yang mencakup Tantangan Geopolitik, Asta Cita, Visi Misi dan Program Prioritas Nasional, Pemimpin Berintegritas, Nilai-Nilai Kebangsaan, Ketahanan Nasional, hingga Kewaspadaan Nasional.
Kepala Biro Humas Settama Lemhannas RI
Brigadir Jenderal TNI Muhammad Arif Nur
Biro Humas Lemhannas RI
Jalan Medan Merdeka Selatan 10, Jakarta 10110 Telp. 021-3832108/09 http://www.lemhannas.go.id
Instagram : @lemhannas_ri
Facebook : lembagaketahanannasionalri
Twitter : @LemhannasRI
Youtube: Lemhannas RI

