Lemhannas RI Paparkan Materi Dinamika Geopolitik Global kepada Civitas Akademika Universitas Pamulang

News & Article Wednesday, 03 June 2026, 14:00

Tenaga Profesional Bidang Geostrategi Lemhannas RI Mayjen TNI (Purn) Dr. Kup Yanto Setiono, M.A. memberikan materi terkait dengan dinamika geopolitik global berupa tantangan strategis bagi Indonesia dalam kunjungan civitas akademika Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Pamulang di Auditorium Gajah Mada pada Rabu (3/6).

Fokus pembahasan dalam kegiatan tersebut meliputi lanskap dinamika geopolitik global yang menyatakan ketidakstabilan dunia, pemetaan tren masa depan dan skenario dunia, serta arah kebijakan strategi Indonesia di tengah tantangan global. “Jangan jadi negara yang mudah dideteksi, jangan jadi negara yang mudah dipengaruhi oleh negara lain, jadilah negara yang kuat, tujuan akhirnya ya negara yang kuat nanti,” kata Dr. Kup Yanto. 

Dalam menghadapi berbagai tantangan strategis, Dr. Kup Yanto menyampaikan pentingnya seorang mahasiswa memiliki wawasan nusantara untuk memahami bagaimana menilai negara Indonesia dalam konteks percaturan global. Agar dapat mendorong kekuatan global, Indonesia perlu memperhatikan faktor pendidikan dan karakter sehingga memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya smart namun juga berkarakter.   

Tugas bagi negara Indonesia adalah membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berjiwa nasionalis, berpikir untuk membangun bangsanya secara sadar. Disampaikan bahwa Lemhannas RI merupakan salah satu lembaga yang dapat membentuk pemimpin-pemimpin nasional yang berkarakter. 

Lebih lanjut, Dr. Kup Yanto juga menyampaikan tentang lima pilar strategi diplomasi Indonesia, yaitu strategi hedging, diplomasi multilareral, diplomasi perdamaian, dan strategi seribu kawan nol musuh. Memahami dan memperkuat setiap dimensi adalah kunci menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam mengokohkan resiliensi Indonesia. “Ketahanan nasional, ini penting. Jadi bagaimana mahasiswa ini memahami bahwa ketahanan nasional ini sebagai salah satu strategi yang harus melibatkan anak bangsa, Aspeknya apa yang dibangun? Bagaimana memahami ideologi kita, pahamilah Pancasila sebagai betul-betul landasan dan dasar negara kita yang tidak bisa diubah oleh siapapun,” kata Dr. Kup Yanto. (SF/CHP)


Tag