Gubernur Lemhannas RI Resmi Menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional Angkatan Ke-27
News & Article Thursday, 04 June 2026, 14:00
“Lembaga berharap besar dengan lahirnya calon pemimpin nasional yang akan menjadi ujung tombak negara yang kita cintai ini di masa depan,” seru Gubernur Lemhannas RI Drs. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. saat penyelenggaraan upacara penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27 bertempat di Ruang Dwi Warna Purwa, Lemhannas RI, pada Kamis (4/6).
Pada kesempatan tersebut, sebanyak yang 84 orang peserta telah menyelesaikan pendidikannya selama 3,5 bulan dengan baik dan lancar. Proses pendidikan yang telah diselesaikan peserta merupakan sebuah proses perjalanan pembentukan diri, pembentukan karakter, serta penguatan jati diri kebangsaan dan peserta telah ditempa untuk memahami berbagai dinamika strategis, baik di tingkat nasional, regional, maupun global. Disampaikan oleh Gubernur Lemhannas RI, bangsa Indonesia memerlukan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepekaan sosial, ketangguhan moral, serta komitmen yang kuat terhadap Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Gubernur Lemhannas RI meyakini, melalui pendidikan pemantapan pimpinan nasional, peserta telah ditempa untuk menjadi bagian dari solusi bangsa, menjadi perekat persatuan, menjadi agen perubahan, dan menjadi pemimpin yang mampu mengantarkan Indonesia menuju visi besar Indonesia emas 2045. Sejalan dengan hal tersebut, Lemhannas RI berperan penting membentuk pemimpin yang berkarakter, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki ketajaman analisis strategis.
Selepas menjalankan pendidikan di Lemhannas RI, peserta akan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks di penugasannya masing-masing. Gubernur Lemhannas RI berharap peserta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman selama pendidikan, serta nilai persahabatan dan jejaring yang terbentuk.
Adapun lima pesan yang disampaikan Gubernur Lemhannas RI kepada seluruh alumni P3N 27, yaitu, pertama, para alumni P3N 27 diharapkan menjadi pemimpin nasional yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, dan keteguhan moral dalam menjalankan tugas dan pengabdian di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Lalu yang kedua, para alumni diharapkan mampu menjadi pemimpin yang adaptif dan visioner dalam menghadapi perubahan global, seperti perkembangan geopolitik, disrupsi teknologi, artificial intelligence, ekonomi digital, dan ancaman siber.
Ketiga, para alumni P3N 27 harus menjadi perekat persatuan dan penjaga kohesi nasional, memiliki rasa empati dan kepekaan sosial yang tinggi guna menjaga persatuan, merawat keberagaman, serta mencegah polarisasi dan konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Pada pesan keempat, Gubernur Lemhannas RI menyoroti tentang kepekaan strategis para alumni terhadap berbagai tantangan nasional dan global. Menurutnya, pemimpin nasional harus mampu membaca perubahan, mengantisipasi risiko, dan menyiapkan langkah-langkah strategis bagi masa depan bangsa.
Lebih lanjut, pada pesan kelima Gubernur Lemhannas RI mendorong para alumni P3N 27 untuk terus bekerja sama, berkoordinasi dan berkolaborasi untuk mencapai tujuan nasional dan menghilangkan ego sektoral. “Jejaring strategis antarlembaga, antarsektor, dan antargenerasi sangat penting dalam memperkuat kolaborasi nasional guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Pada penyelenggaraan acara tersebut, diumumkan penetapan penerima penghargaan. Penghargaan Predikat Akademik Terbaik dengan akumulasi nilai akademik tertinggi diberikan kepada Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H. Penghargaan selanjutnya dengan kategori predikat kertas kerja perorangan (KKP) terbaik diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu Trikuncoro, S.E., M.M., CHRMP.
Menutup sambutannya, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan selamat kepada seluruh alumni P3N 27 yang telah menunjukkan kerja keras, disiplin, dedikasi, serta semangat belajar yang tinggi di tengah rangkaian kegiatan yang padat dan penuh tantangan. “Semangat inilah yang mencerminkan kesiapan saudara-saudara untuk menjadi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan visioner,” pungkas Gubernur Lemhannas RI. (SP/CHP)


