Peserta PPNK Angkatan ke-120 Diharapkan Menjadi Agen Perubahan dalam Mendorong Ketangguhan Industri Energi Nasional

News & Article Sunday, 09 August 2026, 15:00

Lemhannas RI resmi menutup Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan ke-120 Kolaboratif PT Pertamina Training & Consulting (PTC) di Auditorium PMPP TNI, Bogor, pada Minggu (9/8). Penutupan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Lemhannas RI Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si.

Dalam laporannya, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Mayjen TNI R. Djaenudin Selamet, S.E., menyampaikan sebanyak 57 peserta, terdiri dari 40 laki-laki dan 17 perempuan, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tingkat kehadiran mencapai seratus persen. Seluruh peserta pun berhak menerima sertifikat dan pin PPNK Lemhannas RI. Pembelajaran dilaksanakan melalui pemaparan materi kelas di Lemhannas RI serta kegiatan mancakrida (outbound) di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman materi yang signifikan. Nilai rata-rata peserta melonjak dari 87,33 pada pre-test menjadi 94,37 pada post-test. Nilai terendah naik dari 40 menjadi 73, dan jumlah peserta dengan nilai sempurna meningkat dari 9 menjadi 22 orang. Aspek narasumber dan fasilitas penyelenggaraan berbasis digital melalui platform Merdeka PPNK juga mendapat respons sangat positif.

Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan dan komitmen para peserta. Gubernur menegaskan bahwa penguatan empat konsensus dasar bangsa sangat krusial untuk memastikan percepatan teknologi dan industri tetap berakar pada kepentingan nasional, termasuk dalam menjaga ketahanan energi nasional. “Nilai-nilai kebangsaan inilah yang akan menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan serta memastikan setiap langkah pembangunan tetap berorientasi pada kepentingan nasional,” ujar Gubernur Lemhannas RI. 

Gubernur berharap nilai-nilai kepemimpinan, integritas, dan gotong royong yang dilatihkan selama mancakrida di Sentul terus diterapkan di lingkungan kerja. Para alumni diharapkan dapat bertindak sebagai agen perubahan yang mampu mendorong ketangguhan industri energi nasional guna mendukung pencapaian Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. (CY/CHP)


Tag