Hadiri RDP DPR RI, Lemhannas RI Terus Berkomitmen Jalankan Tugas guna Mendukung Visi Indonesia Emas 2045

News & Article Monday, 19 January 2026, 12:00

Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. beserta jajaran pimpinan lembaga mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI di Ruang Rapat Komisi I Gedung Nusantara II DPR RI pada Senin (19/1). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Lemhannas RI memaparkan capaian dan pelaksanaan program kerja Lemhannas RI tahun anggaran 2025.

Pada tahun 2025, Lemhannas RI melakukan realisasi anggaran sebesar 98,90 persen. Adapun rincian capaian realisasi anggaran Lemhannas RI pada tahun 2025, yakni program pembinaan ketahanan nasional sebesar 97,09 persen, program dukungan manajemen sebesar 99,71 persen dan belanja pegawai sebesar 99,05 persen.

Lebih lanjut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan capaian kinerja program pembinaan ketahanan nasional yang dilaksanakan Lemhannas RI. Pertama adalah mempersiapkan dan memantapkan kader pimpinan nasional dalam mendukung pembangunan SDM unggul yang tercantum dalam Asta Cita nomor empat. Program tersebut dilaksanakan oleh Deputi Bidang Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional dengan capaian output menghasilkan program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXVIII sejumlah 110 orang, program Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXV sejumlah 100 orang dan P3N Angkatan XXVI sejumlah 89 orang. Dilaporkan juga pada program pendidikan pimpinan nasional tahun 2025, Lemhannas RI telah mengakomodir penerimaan peserta dari kelompok difabel dan terus memperhatikan komposisi gender.

Selanjutnya yang kedua adalah Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan yang berperan menghasilkan agen perubahan yang memiliki watak, moral, dan etika yang berwawasan kebangsaan guna memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan ham serta memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis, dalam mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh sesuai Asta Cita nomor 1 dan 8. Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan pemantapan nilai-nilai kebangsaan yang telah Lemhannas RI selenggarakan adalah Pembinaan serta Pelaksanaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) yang berkolaborasi dengan berbagai organisasi, Lemhannas Goes to Campus guna membangun dan meningkatkan cinta tanah air khusus pada generasi milenial dan Generasi Z, kegiatan Training of Trainer yang ditujukan bagi tenaga pendidik, dosen, guru dan widyaiswara, kegiatan gebyar wawasan kebangsaan, dan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) angkatan kedua. 

Selain itu, pada tahun 2025 Lemhannas RI melalui kolaborasi dengan kementerian dalam negeri dan pemerintah daerah yaitu Pemprov Jawa Timur dan Pemprov Jawa Tengah melaksanakan kegiatan KPPD dalam bentuk “Retret” kepala daerah yang bertujuan untuk membentuk pimpinan daerah yang berkarakter negarawan, berpikir komprehensif, integral dan holistik serta memiliki integritas dan profesional dalam bidang tugasnya. “Ke depan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan untuk dapat mendukung terwujudnya kolaborasi dan kerja sama yang aktif antar pimpinan daerah dalam mendukung program pemerintah pusat dan daerah,” ujar Gubernur Lemhannas RI.

Selanjutnya yang ketiga adalah Deputi Bidang Pengkajian Strategik berkontribusi dalam memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah yang menghasilkan dua belas rekomendasi, tiga kajian dari direktorat ideologi dan politik, tiga kajian dari direktorat ekonomi, dua kajian dari direktorat sosial budaya, dua kajian dari direktorat pertahanan dan keamanan, dua kajian dengan judul peningkatan kompetensi SDM unggul melalui kolaborasi multipihak di era digital dan konsolidasi demokrasi menuju stabilitas politik dan keamanan, satu kali kegiatan asesmen krisis serta satu kali kegiatan Jakarta Geopolitical Forum kesembilan. 

Kemudian program yang keempat adalah pengukuran ketahanan nasional yang telah menghasilkan outputberupa penyempurnaan pemodelan sistem pengukuran ketahanan nasional, hasil indeks pengukuran ketahanan nasional yang mendapat predikat cukup tangguh, pembentukan dan pelaksanaan asesmen bagi asesor kepemimpinan nasional di Lemhannas RI, serta pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) pengajar ketahanan nasional bekerja sama dengan BNSP guna memastikan kualitas dan kompetensi pengajar ketahanan nasional.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan hasil dari capaian kinerja dari program dukungan Lemhannas RI yang bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih dan transparan serta peningkatan prestasi kinerja melalui reformasi birokrasi, yakni indeks perencanaan pembangunan nasional dari Bappenas mendapatkan nilai 99,36 dari skala 100 dengan kategori sangat baik, sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) dari BPKP mendapatkan nilai 3,21 dari skala 5 dengan kategori baik, indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) mendapatkan nilai 3,16 dari skala 5 dengan kategori baik, hasil survei penilaian integritas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan indeks integritas 82,3 dari skala 100 dengan kategori baik dan lainnya.

Selanjutnya, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan rencana dan program kerja Lemhannas RI tahun anggaran 2026 disusun dengan mengacu pada visi-misi pemerintah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas” yang diturunkan pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2026 dengan tema “Kedaulatan Pangan dan Energi Serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif”.

Keseluruhan visi-misi dan program kerja pemerintah tersebut telah dijabarkan ke dalam rencana strategis Lemhannas RI 2025-2029 yang diarahkan untuk ”Terwujudnya Ketahanan Nasional yang Tangguh Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia emas 2045”. Dengan demikian, rencana dan program kerja Lemhannas RI tahun anggaran 2026 diharapkan akan selaras dalam mendukung program pemerintah. “Lemhannas RI akan terus berkomitmen menjalankan tugas dan fungsinya dalam mendukung program asta cita pemerintah guna mendukung visi Indonesia Emas 2045,” tegas Gubernur Lemhannas RI.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi I DPR RI menyampaikan apresiasinya atas capaian dan prestasi kinerja yang diraih Lemhannas RI. Salah satu Anggota Komisi I DPR RI, Andina Thresia Narang, B.Comm. menyampaikan program Lemhannas Goes to Campus sangat penting. Menurut Andina, tantangan yang dihadapi saat ini bukan lagi sebatas perang militer, melainkan juga mencakup persoalan disinformasi, polarisasi sosial, serta mobilisasi opini publik yang berbasis teknologi. 

Dari pemaparan yang disampaikan Gubernur Lemhannas RI, Andina menilai kegiatan yang paling banyak dilakukan adalah Lemhannas Goes to Campus, sehingga dapat disimpulkan bahwa sasaran utamanya adalah generasi milenial dan Generasi Z. Andina mengatakan hal tersebut sangat positif, mengingat ke depan sekitar 60 persen penduduk Indonesia merupakan penduduk usia produktif yang didominasi oleh Generasi Z dan milenial. Andina mendukung kegiatan Lemhannas Goes to Campus tersebut dan berharap agar kegiatan tersebut dapat berlanjut kepada Generasi Z di daerah terpencil. 

Anggota Komisi I DPR RI Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. menekankan kepada Gubernur Lemhannas RI, agar dalam memberikan pemahaman terhadap kebangsaan itu tidak boleh menciptakan doktrin, melainkan diberikan kebebasan untuk melahirkan critical thinking terhadap peradaban yang terus menerus bertumbuh. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan Lemhannas RI menggunakan proses critical thinking dalam proses pendalaman materi kebangsaan, seperti diskusi antar kelompok, penugasan, dan lainnya. 

“Sehingga diharapkan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan lahir dari sebuah kesadaran bahwa kita hidup di tengah persaingan global dan kita mempunyai kewajiban untuk membangun bangsa dengan keadilan,” ujar Gubernur Lemhannas RI. Menutup RDP tersebut, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan harapannya kepada seluruh Anggota Komisi I DPR RI agar selalu memberikan dukungan kepada Lemhannas RI melalui tugas dan mandat yang diemban oleh Lemhannas RI. (SP/CHP)


Tag

Other News