Jelang Akhir Ramadhan, Lemhannas RI Gelar Buka Bersama dan Pelepasan Wakil Gubernur Lemhannas RI
News & Article Thursday, 12 March 2026, 19:00“Kegiatan ini menjadi momen yang istimewa, karena selain untuk mempererat silaturahmi di antara kita semua, pada kesempatan yang baik ini kita juga bersama-sama mengantarkan pelepasan tugas Wakil Gubernur Lemhannas RI, Laksamana Madya TNI Edwin,” buka Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. pada kegiatan Buka Puasa Bersama dan Pelepasan Wakil Gubernur Lemhannas RI yang digelar di Masjid Soedirman Lemhannas RI, pada Kamis (14/03).
Saat membuka kegiatan, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi, sekaligus ucapan selamat bertugas kepada Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H. Menyambut hal tersebut, Wakil Gubernur Lemhannas RI juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang telah diberikan untuk menjadi bagian dari Lemhannas RI.
Tidak hanya melepas dengan penuh rasa hormat, Gubernur Lemhannas RI juga menyisipkan pesan bermakna dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum yang tepat untuk membangun kesabaran dan pengendalian diri melalui keseimbangan jasmani dan Rohani.
Rangkaian acara semakin khidmat dengan pemberian santunan, penyerahan cinderamata, pembagian sembako, serta ceramah dan doa oleh Dr. KH. Syamsul Ma’arif. M.A. yang mengkaji tentang “Makna Ramadan dan Lailatul Qadar”. “Salah satu hikmah yang paling besar dalam ibadah puasa itu adalah melatih kesabaran, jadi kita sedang melatih atau mengikuti pendidikan secara khusus tentang kesabaran,” kata Dr. KH. Syamsul Ma’arif. M.A.
Dalam tausiahnya, Dr. KH. Syamsul Ma’arif. M.A. menguraikan tiga bentuk kesabaran yang perlu dihayati dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, sabar dalam beribadah yang tercermin dari ketekunan dan kesabaran dalam bekerja. Kedua, sabar dalam menjauhi kemaksiatan melalui ibadah puasa. Ketiga, sabar Ketika diuji dengan musibah.
“Kita maknakan ibadah tidak hanya sebagai puasa, tapi segala sesuatu yang dicintai oleh Allah baik ucapan maupun perbuatan, termasuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, melakukan tugas sebagai pejabat, ASN, itu adalah bagian dari ibadah,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ibadah salat magrib, santap makan malam, dan ditutup dengan salat isya serta tarawih berjamaah. Melalui kegiatan ini, Gubernur Lemhannas RI berharap agar puasa Ramadan dapat dimaknai dalam konteks kepemimpinan yang lebih luas, sekaligus menjadi cerminan komitmen Lemhannas RI dalam memperkuat aspek spiritualitas demi melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang tidak hanya cakap, tetapi juga beradab dan berkarakter mulia. (SF/MA)



