Wakil Menteri Pertanian Beri Ceramah Kepemimpinan dan Ketahanan Nasional kepada Peserta Didik Lemhannas RI

News & Article Thursday, 26 February 2026, 11:00

Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI) Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A. memberikan kuliah umum kepada peserta Program Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 27 serta Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan (P4N) Angkatan 64 di Auditorium Gadjah Mada Lemhannas RI, pada Kamis (26/2). Dalam kesempatan tersebut, Wamentan RI menyampaikan ceramah bertajuk “Kepemimpinan Berkarakter di Era Serakahnomics: Menghadirkan Nilai Budaya Adiluhung untuk Membangun Ekonomi Berkeadilan dan Ketahanan Bangsa”.

Dalam pengantarnya, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Pertanian yang bersedia memberikan kuliah umum untuk  para peserta pendidikan Lemhannas RI. Menurut Gubernur Lemhannas RI, tema yang diangkat dalam kuliah umum tersebut sangat relevan dan penting dalam upaya memperkuat ketahanan nasional, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi bangsa Indonesia.

Gubernur Lemhannas RI menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun masih menghadapi persoalan ketimpangan dan ketidakadilan ekonomi di tengah masyarakat. “Kita ini negara kaya dengan sumber kekayaan alam yang melimpah. Namun, sebagian masyarakat kita masih belum menikmati kekayaan alam yang luar biasa ini. Oleh karena itu, keadilan sosial merupakan prasyarat utama bagi ketahanan nasional kita,” ucap Gubernur Lemhannas RI.

 

Gubernur Lemhannas RI juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang berintegritas dan berkarakter menjadi faktor kunci dalam memastikan pengelolaan sumber daya negara dapat memberikan manfaat yang adil bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan kuliah umum ini diharapkan para peserta pendidikan Lemhannas RI dapat memperoleh wawasan dan perspektif baru dalam memahami berbagai tantangan ketahanan nasional.

Wamentan RI dalam paparannya menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara yang kaya sumber daya alam dan memiliki kemampuan untuk memperkuat ketahanan nasional melalui sektor ekonomi, khususnya pertanian dan pangan. Lebih lanjut, Wamentan RI memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang baik, tetapi masih terdapat tantangan dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk melakukan berbagai perbaikan kebijakan agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh masyarakat.

Dalam penjelasannya, Wamentan RI menekankan pentingnya perubahan cara pengelolaan negara agar kekayaan nasional tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Warung kita tambah besar, pelanggannya tambah banyak, omsetnya tambah besar, tetapi ternyata tidak membuat rakyat kita tambah kaya, yang ada justru kelompok menengah menurun dan yang miskin semakin miskin,” ujar Wamentan RI.

Wamentan RI juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini berupaya melakukan berbagai langkah perbaikan kebijakan, antara lain melalui peningkatan efisiensi anggaran negara, penguatan sektor pertanian, serta program swasembada pangan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa sumber daya negara dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui kuliah umum ini diharapkan para peserta pendidikan Lemhannas RI dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai berbagai tantangan pengelolaan negara, serta pentingnya kepemimpinan yang mampu mendorong kebijakan yang adil, efektif, dan berpihak pada kepentingan rakyat. (IS/CHP)


Tag